
Beberapa jenis kayu apung tersedia untuk akuarium.
Kayu apung dapat melayani sejumlah fungsi di akuarium. Sementara kebanyakan orang menganggapnya sebagai hiasan, ia juga dapat menyediakan sumber makanan dan mendorong parameter air yang ideal untuk ikan tertentu. Penting untuk memahami tujuan tambahan kayu apung ini ketika memutuskan apakah tepat untuk tangki Anda.
Makanan
Beberapa spesies ikan lele telah beradaptasi untuk memakan kayu apung. Pleco umum memiliki mulut yang secara khusus disesuaikan untuk mengikis sejumlah kecil kayu apung. Ini memberikan nutrisi, seperti lignin dan selulosa, yang dapat meningkatkan pencernaan ikan ini. Biasanya, mereka makan sangat sedikit sehingga tidak menyebabkan kerusakan pada kayu. Plecos yang berbeda memakan kayu apung dengan berbagai tingkat antusiasme. Beberapa hampir membutuhkannya, sementara yang lain lebih suka makan ganggang.
Kimia Air
Kayu apung juga dapat mengubah kimia air. Tergantung pada spesies ikan apa yang Anda miliki di dalam tangki, ini bisa menjadi hal yang baik atau buruk. Beberapa ikan, seperti yang berasal dari sungai Amazon, digunakan untuk air lunak dengan pH rendah. Bagi mereka, kayu apung Malaysia dan kayu mopani Afrika adalah dekorasi yang baik, karena kayu ini mengandung bahan kimia yang menurunkan pH dan membuatnya lebih seperti air di rumah mereka. Namun, beberapa ikan, seperti cichlids Rift Valley, lebih suka air yang keras dan basa. Untuk ikan ini, hindari kayu apung yang menurunkan pH, atau hindari kayu apung secara bersamaan.
Tempat bersembunyi
Banyak ikan membutuhkan tempat persembunyian di akuarium mereka untuk merasa aman. Paradoksnya, banyak ikan akan tetap berada di tempat terbuka lebih banyak di akuarium dengan banyak tempat persembunyian. Tangki seperti itu membuat ikan merasa aman dan kecil kemungkinannya bersembunyi di ceruk akuarium. Kayu apung, dengan kerikil, bentuk bengkok dapat menyediakan banyak tempat persembunyian yang tampak alami untuk ikan.
Estetika
Kayu apung memiliki beberapa manfaat estetika. Yang paling terkenal - setidaknya di kalangan kalangan akuarium - penggemar akuarium, "Nature Aquariums" Takashi Amano sering menampilkan kayu apung sebagai fitur desain utama. Kayu apung dapat membantu tangki lebih menyerupai tepi sungai dan lingkungan alami lainnya. Selain itu, tanin dari kayu apung tertentu dapat menggelapkan air dan memberi warna kemerahan. Beberapa penggemar akuarium menyukai estetika "blackwater" ini, meskipun beberapa merasa itu membuat air terlihat berubah warna.



