Apakah Otot Bereaksi Terhadap Latihan Ringan?

Penulis: | Terakhir Diperbarui:

Berat yang lebih ringan dapat memberikan manfaat yang sama dengan bobot yang lebih berat.

Jika Anda berjalan ke hampir semua gym, Anda melihat orang menggunakan berbagai macam bobot. Beberapa akan mengangkat beban yang berat untuk beberapa pengulangan sementara yang lain mungkin mengangkat halter kecil untuk pengulangan yang lebih banyak. Apakah benar-benar ada perbedaan dalam bagaimana otot Anda bereaksi terhadap perbedaan jumlah berat yang Anda angkat? Jawabannya, berdasarkan studi baru, mungkin mengejutkan Anda.

Otot Anda

Saat Anda mengangkat beban, Anda melatih otot rangka Anda. Otot rangka terdiri dari serat otot yang disatukan dengan jaringan ikat. Secara umum, otot rangka menempel pada daerah asal, atau area tulang yang besar, dengan satu ujung. Ujung lainnya, yang disebut insersi, mengecil menjadi tendon dan menempel pada tulang lain. Otot Anda bertambah besar melalui hipertrofi, yang merupakan peningkatan ukuran serat otot yang ada. Otot-otot yang berolahraga mendorong mereka dan menyebabkan serat-serat kecil. Tubuh mengirimkan sel satelit untuk memperbaiki protein yang rusak dan menghasilkan peningkatan ukuran serat.

Debat Ringan vs. Berat

Para ahli kebugaran telah lama berpendapat bahwa untuk menumbuhkan otot, seseorang harus mengangkat beban yang berat. Orang-orang percaya bahwa bobot yang lebih ringan dan lebih banyak pengulangan bagus untuk meningkatkan daya tahan otot tetapi tidak untuk pertumbuhan otot. Namun, sebuah studi 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Applied Physiology menunjukkan bahwa lebih banyak tidak selalu lebih baik dalam hal berat badan.

Pembelajaran

Untuk penelitian ini, para peneliti melihat bagaimana otot bereaksi terhadap pelatihan resistensi yang berbeda. Menggunakan 18, sukarelawan pria muda yang sehat, para peneliti menentukan berat maksimum yang dapat diangkat oleh setiap peserta dalam satu kali perpanjangan lutut. Para peneliti menugaskan masing-masing peserta program pelatihan yang berbeda selama 10 minggu. Kelompok pertama melakukan satu set pada 80 persen dari beban maksimumnya. Kelompok kedua melakukan tiga set pada 80 persen sedangkan kelompok ketiga melakukan tiga set pada 30 persen. Setiap kelompok melakukan repetisi sebanyak mungkin dengan beban yang ditugaskan pada masing-masing set. Latihan berlangsung tiga kali seminggu selama 10 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok yang melakukan beberapa set menunjukkan peningkatan volume otot yang signifikan.

Manfaat Berat Lebih Ringan pada Sendi

Fakta bahwa penelitian baru ini menunjukkan bahwa orang yang mengangkat beban lebih ringan dengan lebih banyak pengulangan dapat mencapai hasil peningkatan otot yang sama karena orang yang mengangkat beban lebih berat menawarkan banyak manfaat. Orang dengan masalah persendian, seperti radang sendi, telah menghindari latihan beban karena bebannya terlalu banyak. Sekarang mereka dapat mencapai tujuan yang sama dengan menggunakan berat yang aman untuk persendian mereka. Periksa dengan dokter Anda sebelum memulai program olahraga apa pun.